Senin, 18 Oktober 2010

SISTEM PEREKONOMIAN

Sistem ekonomi campuran

Sistem akonomi campuran dikenal dengan sistem ekonomi modern,tokohnya John Meynard Keynes (1935). Pemikiran ini muncul sebagai alternatif atas kelemahan sistem ekonomi klasik. Sistem ini yaitu campuran antara sistem ekonomi leberal dan sosialis. Sistem ekonomi campuran atau dalam sistem indonesia disebut sebagai sistem ekonomi pancasila. Sistem ekonomi ini selain mengikuti harga pasar tapi juga menyertakan campur tangan pemerintah untuk melindungi pihak –pihak yang terlibat dalam kegiatan ekonomi khususnya dan masyarakat pada umumnya, seprti penetapan upah minimal, harga jual dan beli minimal dan maksimal, larangan monopoli dan penguasaan sumber – sumber daya yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak oleh pemerintah.

Ciri – ciri sistem ekonomi campuran
1.Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan oleh swasta
2.Transaksi ekonomi terjadi di pasar dan ada campur tangan pemerintah
3.Ada persaingan serta masih ada control dari pemerintah

Kelebihan sistem ekonomi campuran
1.Kebebasan berusaha
2.Hak individu berdasarkan sumber produksi walaupun ada batas
3.Lebih mementingkan umum dari pada pribadi

Kelemahan sistem ekonomi campuran
1.Beban pemerintah berat dari pada beban swasta
2.Pihak swasta kurang memaksimalkankeuntungan
3.Sulit menentukan batas ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah dan swasta

Sistem ekonomi campuran banyak digunakan di negara – negara berkembang.
Sistem ekonomi campuran banyak dianut oleh negara – negara di asia seperti jepang, singapura, indonesia termasuk negara – negara islam. Indonesia sejak lama sudah mencoba menerapkan sistem ekonomi campuran dalam praktek – praktek pembangunan ekonominya. Sistem ekonomi campuran memberikan kebebasan tebatas kepada masyarakatnya dalam menguasai barang – barang modal. Hal ini tercermin dalam pasal 33 UUD 1945.

Sistem ekonomi liberal
Sistem ekonomi liberal prinsipnya yaitu mengedepankan peran ekonomi pasar bebas. Bila terjadi kebebasan berproduksi, kebebasan pasar dan kebebasan tenaga kerja untuk bekerja, maka akan tercipta peningkatan produksi yang sangat pesat. Salah satu tokohnya Adam Smith (1976).

Ciri – ciri sistem ekonomi liberal
1.Semua sumber produksi adalah milik masyarakat individu
2.Masyarakat diberikebebasan dalam memiliki sumber – sumber produksi
3.Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi
4.Masyarakat terbagi ke dalam 2 golongan, yaitu golongan milik sumber daya produksi dan masyarkat pekerja
5.Timbul persaingan dalam masyarakat, terutama dalam mencari keuntungan
6.Kegiatan selalu mempertimbangkan keadaan pasar
7.Pasar merupakan dasar setiap tindakan eknomi
8.Biasanya barang – barang produksi yang dihasilkan bermutu tinggi

Kelebihan sistem ekonomi liberal
1.Setiap individu diberi kebebasan memiliki kekayaan dan sumber daya produksi
2.Individu bebas memilih lapangan pekerjaan dan bidang usaha sendiri
3.Adanya persaingan menyebabkan kreatifitas dari setiap individu dapat bekembang
4.Produksi barang dan jasa didasarkan pada kebutuhan masyarakat

Kekurangan sistem ekonomi liberal
1.Muncul kesenjangan yang besar antara yang kaya dan yang miskin
2.Mengakibatkan munculnya monopoli dalam masyarakat
3.Kebebasan mudah disalgunakan oleh yang kuat untuk memeras pihak yang lemah
4.Sulit terjadi pemerataan pendapatan

Sistem ekonomi liberal banyak dianut oleh negara – negara barat seperti amerika dan beberapa negara di eropa. Paham liberal di amerika serikat disebut liberalisme modern atau liberalisme baru. Liberalisme di amerika serikat itu mungkin seperti institusi dan prosedur politis yang mendorong kebebasan ekonomi, perlindungan yang lemah dari agresi oleh yang kuat dan kebebasan dari norma – norma sosial yang bersifat membatasi. Pembangunan patung liberty oleh presiden John F Kennedy pada tahun 1964 sebagai simbol kebebasan individu untuk hidup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar